GEREJA APAAN NIH..! Pendeta di Kupang Aniaya Jemaatnya Saat Ibadah Jadi Tersangka dan Ditahan

Bagikan Artikel
Foto Ilustrasi

Jakarta, MediaFaktualHukum.com — YARD (40), oknum Pendeta salah satu gereja di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), telah ditahan dan ditetapkan sebagai tersangka kasus penganiayaan terhadap HCK (31), seorang wanita yang merupakan jemaat gereja itu.

Kepala Kepolisian Sektor Alak Komisaris Polisi Edy, mengatakan, setelah memeriksa sejumlah saksi dan korban, sang Pendeta kemudian ditahan.

“Yang bersangkutan sudah kita tahan selama tujuh hari, untuk mempercepat proses penyelidikan,” kata Edy, kepada pers, Kamis (27/4/2023).

Edy menyebut, setelah ditahan, keluarga YARD telah mengajukan permohonan penangguhan penahanan.

“Keluarga ajukan penangguhan dengan penjamin istri pelaku,” ungkap Edy.

Meski begitu, penyidik Polsek Alak masih membuat saran dan pendapat apakah dikabulkan atau tidak permohonannya.

Intinya kata Edy, kasus itu tetap diproses secara hukum, sesuai laporan polisi yang dibuat korban.

Kepada Bergelora.com di Jakarta dilaporkan, sebelumnya diberitakan, HCK (31), wanita asal Kelurahan Penkase, Kecamatan Alak, Kota Kupang, NTT, dianiaya YARD, pendeta pembantu di salah satu Gereja Pentakosta di wilayah itu.

Tak terima dianiaya di depan puluhan jemaat lainnya, HCK lalu mendatangi Markas Kepolisian Sektor (Polsek) Alak dan melaporkan kejadian itu.

“Kasus penganiayaan itu terjadi pada Minggu (16/4/2023) kemarin, saat berlangsung ibadah,” kata Kepala Kepolisian Sektor Alak Komisaris Polisi Edy kepada pers, Senin (17/4/2023). **Dilansir dari halaman berita bergelora.com**

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *