Nunik Ke Lampung Selatan Kiayi dan Santri NU Siap Menangkan PKB di Pemilu 2024

Bagikan Artikel

Lampung Selatan, Sidomulyo | MediaFaktualHukum.com — Chusnunia Chalim menggelar silaturahim bersama Kiayi dan santri NU sekabupaten Lampung Selatan, silaturahmi yang di laksanakan di pondok pesantren Tarbiyatunnasyiin di Desa Sidowaluyo Kecamatan Sidomulyo, Sabtu,(05/08/2023).

Acara yang bertajuk Masyri Se-kabupaten Lampung Selatan, di hadiri anggota DPR RI komisi 11 dari fraksi PKB, Hj. Ela Siti Nuryamah, pengurus PC NU Kabupaten Lampung Selatan, pengurus MWC NU sekabupaten Lampung Selatan dan seluruh pengurus Muslimat sekabupaten Lampung Selatan, serta para pengasuh ponpes yang ada di Lampung Selatan.

Chusnunia Chalim, yang juga di panggil mbak Nunik saat ini yang menjabat sebagai wakil Gubernur Lampung menyampaikan sudah waktunya para kiyai dan santri harus kompak untuk menjaga Marwah keluarga besar NU bersama PKB.

“Perjuangan kita masih pajang, maka dari itu di butuhkan Kita kekompakan untuk menjangan marwah NU, jangan sampai yang Haq di kalahkan dengan kebatilan,” ucap dia

Dirinya juga mewanti-wanti para kader NU, yang mencalonkan diri sebagai legislatif, di kabupaten Lampung Selatan untuk tidak berjalan sendiri-sendiri, untuk itu harus sering-sering melaksanakan silaturrahmi untuk meraih kesuksesan, seperti yang dilaksanakan dirinya saat memimpin Kabupaten lampung timur menjadi Bupati.

“Dengan memenangkan partai PKB, pada pemilu 2024, di Kabupaten Lampung Selatan, di butuhkan kekompakan mulai dari pengurus desa kecamatan dan kabupaten,” kata dia

Dirinya juga menambahkan jangan takut-takut memperjuangan yang benar, karena kita memperjuangkan untuk kemaslatan masyarakat dan untuk umat, maka jangan sampai membiarkan alkhaqu kalah dengan Al Batillu

Sementara itu di tempat yang sama ketua PC NU Lampung Selatan H. Nur Mahfud dalam pemilihan legislatif 2024 nantinya kader-kader NU menduduki minimal 12 Kursi di legislatif DPRD Lampung Selatan.

“Saatnya Kita mengikuti sanat yang jelas, NU PKB tidak bisa di pisahkan, terbukti saat ini lahirnya UU hari santri dan pesantren berkat Perjuangan PKB.” Ucap dia

Dia juga mengajak kaum Nahdiyin siapapun Presidennya, Gubernur maupun Bupatinya harus di hormati. **SRIWIDODO**

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *