Prabowo Kena Prank di Mimbar Orasi, Niat Minum Tapi Cangkirnya Kosong

Bagikan Artikel

MediaFaktualHukum.co — Momen kocak terjadi ketika Menteri Pertahanan RI sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto berorasi di acara reuni akbar dan halal bihalal purnawirawan TNI-Polri di JEC, Bantul, DIY, Rabu (3/5).

Prabowo yang hadir sebagai Ketua Dewan Pembina Purnawirawan Pejuang Indonesia Raya (PPIR) itu merasa kena prank alias dikerjai panitia acara ketika mengetahui cangkir yang disediakan di atas mimbar ternyata kosong.

Prabowo mulanya mengatakan, dirinya menyadari bahwa para eks prajurit yang hadir dalam acara kurang berkenan apabila harus mendengarkan ceramah panjang lebar. Ia lantas meminta izin kepada para hadirin, termasuk Wiranto untuk melanjutkan orasinya.

“Boleh lanjut, Pak Wiranto boleh lanjut, pak?” tanya Prabowo ke peserta dan Wiranto.

Sebelum melanjutkan ceramahnya, Prabowo hendak meminum dari cangkir yang disediakan di mimbar. Namun, seketika dia terhenti saat melihat ke dalam isi cangkir.

“Ini panitia nakal,” kata Prabowo sambil membalik cangkir di tangannya yang ternyata dalam keadaan kosong.

Prabowo terus menunjukkan ekspresi heran dengan gestur tangannya dan para peserta acara pun tergelitik melihatnya.

Seseorang berseragam cokelat kemudian naik ke atas panggung membawa cangkir berisi minuman. Namun, sebelum ia meninggalkan panggung, Prabowo terlebih dahulu menghukumnya dengan memintanya untuk melakukan squat jump.

“Squat jump dulu, squat jump,” kata Prabowo terdengar lirih. Para peserta acara pun kembali tertawa sebelum Prabowo meminum dari cangkir yang tak lagi kosong.

“Karena sudah diizinkan Pak Wiranto, ya saya minum dulu,” kata Prabowo.

“Kalau saya nanti pensiun bener, saya akan buka warung kopi. Dengan catatan PPIR tidak boleh datang, karena tentara itu biasanya enggak bayar,” katanya bercanda. Dalam acara itu, Prabowo melalui orasinya menyampaikan berbagai hal. Seperti perjuangan mendirikan bangsa, pengalaman sebagai prajurit TNI, alasan rekonsiliasi dengan Pemerintahan Presiden Joko Widodo, serta ajakan agar bangsa bersikap dewasa menyongsong Pilpres 2024 demi keutuhan NKRI. **Red**

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *