Sekolah seni budaya beladiri pencak Silat Garuda Emas Melayu Lampung Tubaba Hari Lahirnya (Harlah)ke 11 Mengadakan Bakti Sosial

Bagikan Artikel

Sekolah Seni Budaya’ Beladiri Pencak Silat Garuda Emas Melayu Lampung Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Hari Lahirnya (Harlah) ke 11 Mengadakan Bakti sosial.

Tubaba.-
MediaFaktualHukum.Com.
Dihadiri Pj Bupati Tubaba yang diwakili Nisom Staf ahli, Purwanto ketua Baznas, Herman Artha Ketua Federasi Mego Pak Tulang Bawang juga sebagai dewan pengawas PSGML, Camat TBT, Lurah Panaragan Jaya, Babinsa, Babinkamtibmas, Tokoh agama, tokoh masyarakat, Insan Pers, orang tua murid, tamu undangan, dengan segala hormat acara harlah PSGML ke 11 Tahun nya di hadiri dewan pengawas propensi Lampung PK Agustio.s.e. orang tua wali murit untuk me nyak sikan anak anak mereka yang lulus san dan seluruh murid (anggota) PSGML.

Aripin selaku Guru besar PSGML memanjatkan rasa syukur kepada ALLAH SWT karena hingga saat ini dirinya masih diberikan kesehatan dan kesempatan dapat mengembangkan sekolah seni budaya beladiri pencak silat asli tradisi lampung peninggalan dari leluhurnya terdahulu.

Dalam kesempatan di Harlah ke 11 PSGML ini Aripin bersama anggota berinisiatif bagaimana dapat berbagi kepada sesama.

“jangan pikiran orang bahwa perguruan silat untuk ajang gagah-gagahan saja, akan tetapi, bagaimana kami bisa merasakan nikmatnya berbagi kepada saudara kita yang benar-benar tidak mampu,” kata Aripin Guru Besar PSGML, sabtu.30-12-2023

Pengurus perguruan Garuda Emas Melayu Lampung Tubaba telah menyediakan delapan puluh (80) paket sembako dan tali asih santunan yang akan dibagikan langsung kepada saudara-saudara yang layak mendapatkan.

“Selain pemberian santunan kepada anak yatim-piatu, kita juga menghadirkan KH. Muhayat Pengasuh Ponpes Al-Falah Rumbia Lampung tengah dalam mengisi tausiah,” ucapnya.

Selain itu, lanjut dia, samping mengadakan Bakti sosial, akan ada penyerahan Sertifikat kepada murid yang baru saja mutus/ tamat (lulus) Dari sekolah Seni budaya’ Beladiri Pencak Silat PSGML tubaba dalam mengikuti pembelajaran teknik seni maupun bela diri.

“Semoga kedepannya sekolah seni budaya beladiri Pencak Silat asli lampung ini bisa berkembang luas lagi hingga luar daerah,” harapnya.

Dalam sambutan Pj Bupati Tulang Bawang Barat yang diwakilkan oleh staf ahli Bupati, mengucapkan selamat ulang tahun kepada yang ke-11 kepada seluruh anggota dan pengurus pencak silat garuda emas Melayu Lampung Kabupaten Tulang Bawang Barat ini adalah momen yang istimewa dan kesuksesan selalu.

“perkumpulan ini pencak silat adalah bagian integral dari warisan budaya kita yang kaya dan garuda emas Melayu Lampung telah menjadi sebuah wadah untuk mempertahankan dan mengembangkan seni bela diri tradisional ini,” ucap Pj Bupati.

“tetap semangat. patut diacungin jempol karena mereka telah berhasil menjadikan pencak silat sebagai wadah untuk membangun karakter kebersamaan disiplin,” Imbuhnya.

Herman Artha Ketua Federasi Mego Pak Tulang Bawang sekaligus dewan pengawas PSGML Tubaba, sangat mendukung kegiatan pencak silat asli tradisi lampung peninggalan leluhur ini sangat memberikan inspirasi bagi semuanya.

“Bukan sekedar pencak silat saja, akan tetapi pencak silat ini bisa menjalin silaturahmi yang luar biasa berbagi kepada sesama,” kata Herman Artha.

Acara dilanjutkan dengan pembagian sembako dan santunan serta pembagian Sartifikat kepada murid/anggota pecak silat yang baru saja lulus/mutus, dan dilanjutkan dengan tausiah oleh KH.MUHAYAT Pengasuh Ponpes Al-Falah Rumbia Lampung tengah ucapnya.

***RM***

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *